Penguatan Budaya Mutu, Dosen IAT Ikuti Workshop SPMI di Makassar

Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) turut berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diselenggarakan oleh Pusat Penjaminan Mutu (P2M) STAIN Majene pada tanggal 16–17 April 2026 di Hotel Dalton Makassar, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas tata kelola akademik dan kelembagaan di lingkungan perguruan tinggi, khususnya dalam memperkuat implementasi sistem penjaminan mutu internal yang menjadi fondasi utama dalam menjaga standar pendidikan tinggi yang unggul, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Kegiatan workshop ini menghadirkan narasumber utama, yaitu Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dari UIN Salatiga, Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd., yang memberikan pemaparan komprehensif terkait konsep dan implementasi SPMI, termasuk penjelasan mendalam mengenai siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), strategi penguatan budaya mutu di lingkungan kampus, serta berbagai praktik baik (best practices) yang telah diterapkan di perguruan tinggi untuk memastikan sistem penjaminan mutu berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Dalam suasana yang interaktif dan kolaboratif, para peserta workshop yang terdiri dari unsur pimpinan, dosen, dan pengelola mutu dari berbagai institusi tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga terlibat secara langsung dalam diskusi, studi kasus, dan simulasi penerapan SPMI, sehingga memberikan pengalaman praktis yang dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing institusi, termasuk di lingkungan Program Studi IAT, yang terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan akademik, memperkuat tata kelola prodi, serta mendukung terciptanya lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.

Partisipasi dosen IAT dalam kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen prodi dalam menginternalisasikan budaya mutu di setiap aspek penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga diharapkan hasil dari workshop ini dapat diimplementasikan secara konkret dalam pengembangan prodi ke depan, baik dalam penyusunan kebijakan akademik, penguatan sistem evaluasi internal, maupun peningkatan standar mutu yang selaras dengan tuntutan akreditasi dan dinamika pendidikan tinggi di era modern.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *