Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) merupakan rumusan kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. CPL disusun berdasarkan standar pendidikan tinggi serta karakter keilmuan tafsir Al-Qur’an yang berorientasi pada pengembangan ilmu, nilai keislaman, dan kebutuhan masyarakat.

Rumusan CPL Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir meliputi empat aspek utama, yaitu sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus.

A. Sikap

  1. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan kehidupan akademik dan sosial berdasarkan ajaran Islam, moral, dan etika.
  2. Memiliki sikap religius, moderat, kritis, dan bertanggung jawab dalam mengkaji, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dan Tafsir.
  3. Menunjukkan sikap jujur, disiplin, mandiri, serta mampu bekerja sama dalam kegiatan akademik dan kemasyarakatan.

B. Pengetahuan

  1. Memahami konsep, teori, dan metodologi kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, baik tafsir klasik maupun kontemporer.
  2. Memahami ulumul Qur’an, kaidah penafsiran, serta pendekatan tematik dan kontekstual dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an.
  3. Memahami isu-isu sosial-keagamaan kontemporer dan relevansinya dengan nilai-nilai Al-Qur’an.

C. Keterampilan Umum

  1. Mampu berpikir logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam mengkaji persoalan keilmuan dan sosial-keagamaan berbasis Al-Qur’an dan Tafsir.
  2. Mampu menyusun karya ilmiah sederhana di bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sesuai dengan kaidah akademik.
  3. Mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kajian Al-Qur’an dan Tafsir.

D. Keterampilan Khusus

  1. Mampu menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an dengan menggunakan metodologi tafsir yang tepat dan bertanggung jawab secara ilmiah.
  2. Mampu menyusun tafsir tematik sederhana terhadap isu-isu sosial-keagamaan.
  3. Mampu mengomunikasikan hasil kajian Al-Qur’an dan Tafsir secara lisan maupun tulisan dalam konteks akademik dan kemasyarakatan.
  4. Mampu mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dengan konteks sosial, budaya, dan kearifan lokal dalam praktik keilmuan dan dakwah.

Info Terkini