
Dosen IAT STAIN Majene Perkuat Budaya Mutu melalui FGD Penyusunan Pedoman dan Instrumen P2M
Majene, 04 Juni 2026 – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) STAIN Majene turut mengambil peran dalam kegiatan Focus Group Discussion Penyusunan Pedoman dan Instrumen STAIN Majene. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pusat Penjaminan Mutu (P2M) STAIN Majene pada Kamis, 04 Juni 2026, bertempat di Dapur Mandar Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan sistem penjaminan mutu di lingkungan STAIN Majene. Melalui forum ini, para peserta mendiskusikan penyusunan pedoman dan instrumen yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan tata kelola akademik, layanan kelembagaan, serta mutu pelaksanaan kegiatan di berbagai unit, pusat, jurusan, dan program studi.
Dalam kegiatan ini, sejumlah dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir turut mengambil peran, yaitu Dr. Muhammad Nasir, M.A., Wakil Ketua I STAIN Majene yang juga merupakan dosen IAT; Dr. Muh. Ilham Usman, M.Fil.I., Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang juga merupakan dosen IAT; Rahmat Nurdin, M.Ag., dosen IAT sekaligus Sekretaris Jurusan Ushuluddin, Adab dan Dakwah; Muhammad Nur Murdan, M.Th.I., Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir; serta Dr. Abdul Gaffar, M.Th.I., dosen IAT.
FGD ini dilaksanakan di bawah koordinasi Pusat Penjaminan Mutu (P2M) STAIN Majene yang dipimpin oleh Dr. Usri, M.Pd. Melalui kegiatan tersebut, P2M mendorong penguatan budaya mutu secara lebih sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Penyusunan pedoman dan instrumen menjadi langkah penting agar pelaksanaan program kelembagaan dapat berjalan lebih tertib, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan pengembangan STAIN Majene.
Dalam forum tersebut, Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Muhammad Nur Murdan, M.Th.I., tampak menyimak secara saksama arahan Wakil Ketua I STAIN Majene, Dr. Muhammad Nasir, M.A. Arahan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman peserta terhadap urgensi penyusunan pedoman dan instrumen yang selaras dengan kebutuhan peningkatan mutu institusi.
Keterlibatan dosen-dosen IAT dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dalam mendukung penguatan mutu kelembagaan STAIN Majene. Partisipasi tersebut tidak hanya menjadi bentuk kehadiran dalam forum akademik, tetapi juga mencerminkan kontribusi Prodi IAT dalam mendorong tata kelola kampus yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas.
Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan pedoman dan instrumen yang disusun dapat menjadi rujukan bersama dalam pelaksanaan sistem penjaminan mutu di STAIN Majene. Bagi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk terus berperan aktif dalam membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola akademik, serta mendukung pengembangan institusi secara berkelanjutan.

ID
EN
AR