Dosen IAT STAIN Majene Hadiri Workshop Internasional Preservasi Manuskrip, Perkuat Rintisan Laboratorium Turats sebagai Pusat Kajian Manuskrip

Makassar — Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) STAIN Majene, Muhammad Dirman Rasyid, Lc., M.Ag., menghadiri International Workshop on Manuscript Preservation and Heritage Documentation yang dilaksanakan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Wilayah, Tata Ruang, dan Informasi Spasial (WITaRIS) LPPM Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 19–21 Mei 2026.

Keikutsertaan Muhammad Dirman Rasyid dalam workshop internasional tersebut menjadi bagian dari langkah penguatan akademik Program Studi IAT STAIN Majene dalam pengembangan Laboratorium Turāṡ sebagai pusat kajian manuskrip dan khazanah intelektual Islam Nusantara di lingkungan kampus.

Workshop internasional tersebut merupakan kolaborasi antara The Barakat Trust, Makassar Heritage Society, Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan BRIN, Masyarakat Pernaskahan Nusantara, serta Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini mempertemukan akademisi, peneliti, pegiat manuskrip, dan pemerhati warisan budaya dari berbagai institusi dan daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri berbagai lembaga mitra dan peserta workshop, kemudian dilanjutkan dengan materi pengantar preservasi manuskrip yang membahas pengenalan alat, bahan preservasi, serta istilah-istilah penting dalam konservasi naskah kuno. Peserta juga mengikuti sesi praktik preservasi manuskrip sebagai bagian dari penguatan keterampilan teknis dalam perawatan manuskrip.

Selama tiga hari pelaksanaan, workshop menghadirkan berbagai materi terkait preservasi manuskrip, digitalisasi naskah, praktik konservasi, hingga pembahasan kolaborasi global dalam restorasi manuskrip Nusantara. Kegiatan tersebut menjadi ruang akademik penting dalam pengembangan studi manuskrip dan pelestarian warisan intelektual Nusantara.

Workshop ini diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi, lembaga riset, komunitas heritage, pusat studi manuskrip, hingga institusi kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia. Selain peserta nasional, kegiatan ini juga diikuti peserta dan pemerhati manuskrip dari Malaysia yang turut berpartisipasi dalam forum akademik internasional tersebut.

Muhammad Dirman Rasyid menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman akademik yang penting dalam memperluas wawasan mengenai preservasi manuskrip, digitalisasi naskah, serta pengembangan kajian manuskrip Islam Nusantara di lingkungan akademik STAIN Majene.

Selain dosen IAT, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh dosen STAIN Majene lainnya dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Syarifuddin, M.Hum.

Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) STAIN Majene, Muhammad Dirman Rasyid, Lc., M.Ag. (tengah, mengenakan baju cream), berfoto bersama delegasi peserta International Workshop on Manuscript Preservation and Heritage Documentation dari Universiti Malaysia Kelantan, IAIN Tulungagung, pemerhati manuskrip, serta peserta dari berbagai lembaga dan institusi dalam rangkaian kegiatan workshop internasional di Universitas Hasanuddin Makassar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *